Diposkan pada Artikel Fisika

Penerapan Konsep  Kesetimbangan Benda Tegar Pada Menara Pisa  

Dalam ilmu fisika, setiap benda bisa kita anggap sebagai benda tegar (benda kaku). Benda tegar itu hanya bentuk ideal yang membantu kita menggambarkan sebuah benda. Bagaimanapun setiap benda dalam kehidupan kita bisa berubah bentuk (tidak selalu tegar/kaku),  jika pada benda tersebut dikenai gaya yang besar.

Benda akan seimbang jika tepat diletakkan di titik beratnya. Titik berat merupakan titik dimana benda akan berada dalam keseimbangan rotasi (tidak mengalami rotasi). Pada saat benda tegar mengalami gerak translasi dan rotasi sekaligus, maka pada saat itu titik berat akan bertindak sebagai sumbu rotasi dan lintasan gerak dari titik berat ini menggambarkan lintasan gerak translasinya (Aprianto, 2010:1).

Letak pusat massa suatu benda menentukan kestabilan (kesetimbangan) benda tersebut. Jika dari titik pusat massa benda ditarik garis lurus ke bawah dan garis tersebut jatuh pada bagian alas benda, dikatakan benda berada dalam keadaan setimbang stabil. Namun, apabila garis lurus yang ditarik dari titik pusat massa jatuh di luar alas benda maka benda dikatakan tidak stabil.

Konsep benda dalam kesetimbangan dapat diterapkan di banyak bidang, diantaranya stuktural gedung, jembatan, maupun pada bidang olahraga maupun seni seperti tari balet. Penerapan konsep kesetimbangan benda tegar yang menarik untuk dibahas adalah pada menara Pisa yang miring, akan tetapi  masih tetap dapat berdiri selama berabad-abad. Mengapa menara tersebut tidak roboh?.

Selengkapnya

Iklan
Diposkan pada Uncategorized

FISIKA = Fikiran Siap Kacau

FISIKA OH FISIKA ! Hal-hal sederhana yang terjadi di kehidupan sehari-hari saja sudah dapat dikaitkan dengan ilmu fisika. Contohnya buah apel jatuh dari pohon dengan ketinggian tertentu, oleh orang fisika dapat ditentukan energi potensialnya. Untuk menghitungnya digunakan suatu rumus energi potensial yaitu Ep=mgh . Itu baru satu contoh kejadian sehari-hari belum kejadian atau peristiwa lainnya, harus membutuhkan berapa banyak rumus lagi? Begitu banyak rumus yang ada di dalam ilmu fisika. Inilah yang membuat sebagian siswa menganggap fisika sebagai mata pelajaran yang kurang menarik. Ditambah dengan guru di sekolah yang  hanya memberikan soal-soal fisika setiap pelajaran berlangsung. Padahal telah  banyak bimbingan belajar yang menggunakan rumus-rumus praktis. Jadi apakah memang pelajaran fisika itu membosankan?

Kurangnya variasi metode pembelajaranlah yang menyebabkan murid cenderung bosan. Mereka hanya diberi rumus dan soal-soal saja , untuk itu dibutuhkan penyegaran di dalam kelas agar metode pembelajarannya tidak monoton. Sehingga murid nantinya akan antusias dengan pelajaran fisika. Banyak cara yang dapat dilakukan beberapa diantaranya yaitu, pertama dengan membuat kelompok belajar di dalam kelas yang terdiri dari 4-5 orang perkelompok . Lalu masing-masing kelompok di beri kartu poin atau kartu nilai. Kartu point disini berfungsi untuk mengumpulkan nilai keaktifan murid di dalam kelas. Misalkan  ketika murid dapat menjawab soal yang diberikan oleh guru, maka anak tersebut mendapatkan poin 5. Di wajibkan setiap orang dalam kelompok harus mendapatkan poin yang rata. Dengan begitu diharapkan jika mereka dapat bekerja sama,dan yang lebih pandai dapat berbagi dengan temannya yang belum paham. Di akhir tes nanti jika semua anggota kelompok mampu mengerjakan soal maka kelompok tersebut akan mendapatkan nilai tambahan. Ini berarti kelompok mereka telah berhasil mengerti materi tersebut.

Selengkapnya

Diposkan pada Artikel Fisika

Penerapan Humor dalam Pembelajaran Fisika  

               Seperti yang kita ketahui bersama Pelajaran Fisika bisa dibilang paling killer dan sulit diantara pelajaran-pelajaran  Eksakta lainnya. Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik SPMB-Lover terhadap 34 jumlah responden member SPMB-Lover yang mengikuti polling terhitung tanggal Januari 2007 sampai 6 Maret 2007, hampir 70,59% responden menyatakan mata pelajaran Fisika merupakan mata pelajaran yang paling sulit untuk dipahami. Alasan mengapa fisika menjadi mata pelajaran yang sulit pun beragam, salah satunya adalah Fisika adalah pelajaran yang mengunakan banyak sekali rumus turunannya, sehingga materi ini sulit dipahami oleh sebagian besar Siswa. Fisika seharusnya bisa menjadi ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Banyak aplikasi kehidupan sehari-hari yang bisa diterapkan dari Fisika. Namun, rendahnya minat siswa terhadap pelajaran ini, membuat Fisika jarang diminati. Kesulitan memahami Fisika diperparah dengan keadaan pengajar guru Fisika yang kurang berkompeten dan proses pembelajaran yang kurang menarik.

Metode yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran fisika agar fisika dapat menyenangkan dan menarik di mata peserta didik yaitu dengan  menciptakan suasana pembelajaran fisika yang asyik, seru dan berbeda dari yang lain melalui penyisipan Humor yang berhubungan dengan ilmu fisika dalam penyampaian materi.

Ketika guru mengajar di ruang kelas, sebenarnya guru sedang berkomunikasi secara sosial dengan peserta didiknya. Komunikasi sosial yang sedang dilakukan akan menjadi membosankan tanpa selingan humor. Pilihan menggunakan humor untuk menyatakan perasaan dalam kondisi apapun adalah sesuatu yang tepat. “ Humor dapat mengkomunikasikan rasa suka atau tidak suka dan dapat menggunakan humor untuk meng-ekspresikan perasaan positif atau negatif tentang orang lain” (Shapiro, 1997).

Selengkapnya

Diposkan pada Artikel Fisika

Fisika bicara CINTA

Segala sesuatu selalu ada hambatan dan ujiannya, tapi yakinlah, dibalik semua ujian itu, selalu ada kemudahan yang diberikan oleh-Nya. Perhatikan firman Allah dalam QS. Insyiroh: 5-6: 
 فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6) 
 ” Karena sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan. sesungguhnya, sesudah kesulitan itu adad kemudahan”. 
 Jika kita cermati, Allah mengulang pernyataan-Nya sebanyak 2 kali. Ini menunjukan bahwa Allah menegaskan kepada kita, bahwa di setiap kesulitan, selalu ada kemudahan dan jalan keluar.Kita harus meyakini baahwa Allah selalu memberikan cobaan tidak melebihi kadar kemampuan kita, sungguh Allah Maha Bijaksana. Jika hidup kalian tertekan, cinta seakan terombang ambing badai permasalahan dan hati menjadi kacau dan gundah, maka bersabarlah, lapangkanlah hatimu, dan kembalikan semuanya kepada Allah semata. 

selengkapnya