Posted in Artikel Fisika

Air Pollution (Pencemaran Udara)

Oleh :
Nashrullah
F03111016

          Kemajuan teknologi dan perkembangan kehidupan manusia di bumi, menyebabkan perubahan pola kehidupan yang signifikan. Pertambahan penduduk yang semakin semakin hari semakin meningkat, serta pola kehidupan industri yang semakin meneningkat pula, sehingga pengaruh yang ditimbulkan bagi keberlangsungan kehidupan di bumi juga akan semakin tinggi. Hal tersebut, mengakibatkan peningkatan kadar pencemaran udara berupa peningkatan emisi gas sisa pembakaran, partikulat udara, dan berbagai pollutan di atmosfer.
“Air pollution is contamination of the indoor or outdoor environment by any chemical, physical or biological agent that modifies the natural characteristics of the atmosphere.[1]Polusi udara adalah pencemaran lingkungandi dalam maupun di luar ruangan oleh berbagai bahan kimia, fisika dan biologi yang menyebabkan perubahan karakteristik alami atmosfer. Sumber polusi udara dihasilkan dari alat pembakaran rumah tangga, kendaraan bermotor, kebakaran hutan, dan pabrik industri. Polutan utama yang menjadi penyumbang terbesar di udara adalah karbon oksida, nitrogenoksida, sulfur oksida, partikulat, dan beberapa gas yang dihasilkan dari kehidupan sehari-hari.Berikut ini tingkat pencemaran udara di dunia pada tahun 2004 dapat dilihat dari gambar berikut.

blog

Gambar 1. Tingkat Pencemaran Udara 

Polutan lain yang paling besar konsentrasinya di udara adalah gas CO2 yang dihasilkan kendaraan dan pabrik industri. Dari tahun ke tahun kadar CO2 terus mengalami peningkatan.

a

Grafik 1. Tingkat emisi gas CO2

Peningkatan konsentrasi gas ini diakibatkan oleh adanya ketidakseimbangan komposisi gas yang ada dengan keberadaan tanaman hijau yang menjadi pengolah gas CO2 menjadi O2. Berdasarkan data yang diperoleh dari bank dunia terjadi peningkatan yang cukup signifikan, data tersebut dapat dilihat pada grafik berikut.
Grafik tersebut menunjukkan gas CO2 yang berada di atmosfer selalu mengalami kenaikan, apalagi dari tahun 2009 ke tahun 2010, walaupun pada tahun 2008 ke 2009 terjadi sedikit penurunan.
Pencemaran udara ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan manusia, khususnya pada mengganggu saluran pernapasan. Peristiwa ini juga terjadi pada negara Indonesia khususnya Jakarta. Sebuah penelitian yang dilakukan UNEP, US-EPA, Kementerian Lingkungan Hidup RI, dan Research on CBA Fuel Economy Initiative in Indonesia pada tahun 2012 menyebutkan fakta-fakta pencemaran udara di Jakarta yaitu, akibat pencemaran udara, 57,8 % warga Jakarta menderita penyakit-penyakit sebagai berikut:
1. 1.210.581 orang menderita asthmatic bronchial, yaitu penyakit peradangan paru-paru dengan gejala sesak napas, batuk kering, rasa sesak pada dada.
2. 153.724 orang menderita bronchopneumonia, yaitu penyakit pada parenkim paru yang menyebar membentuk bercak.
3. 2.449.986 orang menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Penyakit ini sering terjadi pada anak karena sistem kekebalan tubuh mereka masih rendah.
4. 336.273 orang menderita pneumonia atau radang paru-paru. Penyakit ini membuat paru-paru terisi oleh cairan. Gejalanya berupa batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernapas.
5. 153.724 orang menderita COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease), atau penyakit paru obstruktif kronik. Penyakit ini menyebabkan hambatan aliran udara napas tidak sepenuhnya berputar dua arah.
6. 1.246.130 orang menderita coronary artery diseases atau penyakit arteri koroner. Penyakit ini menyebabkan penebalan dinding dalam pemburuh darah jantung, akibatnya jantung kekurangan darah dan dapat menyebabkan kematian.[4]
Tingkat pencemaran udara dapat ditanggulangi dengan perubahan pola cara hidup masyarakat dunia. Diantaranya melakukan gerakan penghijauan, penggunaan bahan bakar yang memiliki emisi gas pencemar relatif rendah, menggunakan energi alternatif, serta penggunaan kendaraan yang tidak berbahan bakar fosil.

Referensi
[1] World Healthy Organization (WHO), http://www.who.int
[2] Wikipedia, en.wikipedia.org
[3] World Bank, data.worldbank.org
[4] National Geographic Indonesia, nationalgeographic.co.id

Penulis:

Organisasi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s