Diposkan pada Uncategorized

How can they do ? Kesetimbangan

How can they do ?

Kesetimbangan

Oleh :
Belka Andromeda

F03111047

               Banyak kasus yang terjadi dalam kehidupan tanpa kita sadari berhubung langsung dengan ilmu fisika . Hal-hal aneh yang terjadi di kehidupan, sering menimbulkan banyak asumsi adanya ilmu ghaib. Namun, jika kita tinjau kembali dengan konsep fisika, hal aneh tersebut menjadi masuk akal. Sesuatu yang dianggap sebuah kemustahilan pun dapat dijelaskan secara logis oleh konsep fisika.

Salah satu contoh yang saya kutip pada sebuah situs di internet (www.farhan-bjm.web.id), seorang pria tua bernama Li Xin yang digelari kepala besi melakukan aksi berbalik badan dan menumpukan kepalanya di atas paku.

 a

. Hal ini sangat menakjubkan bagi para penonton. Banyak orang-orang berasumsi bahwa Li Xin pria  berusia 47 tahun ini, memiliki ilmu ghaib yang didapat dari nenek moyangnya atau makhluk tertentu sehingga ia dapat melakukan hal aneh tersebut.  Bayangkan saja selama 10 detik paku tajam tersebut bertahan menahan dan menjadi tumpuan tubuhnya yang memiliki berat 66 kilogram.

Selengkapnya

Diposkan pada Uncategorized

Konservasi dan Penghematan Energi adalah sebuah Keharusan !

 Oleh :

Belka Andromeda
F03111047

 

Dewasa ini, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa energi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, melainkan energi juga menjadi komoditi utama yang dikuasai pada sektor ekonomi neoliberal. Energi adalah daya yang dapat digunakan untuk  melakukan berbagai proses kegiatan meliputi listrik, energi mekanik dan panas (Peraturan Presiden RI, 2006).

Berbicara tentang energi, kita dapat merujuk pada hukum termodinamika. Saya akan mencoba untuk mengulas tentang kedua hukum ini. Hukum I termodinamika berkaitan dengan hukum kekekalan energi yang menyatakan bahwa “energi tidak dapat diciptakan atau tidak dapat dimusnahkan tapi hanya dapat dikonversi dari suatu bentuk ke bentuk lain”.

Dari hukum pertama, kita menyadari adanya rumusan tentang kekekalan energi. “…Energi tidak dapat dimusnahkan…”. Dari pernyataan ini, sebagian dari kita mungkin akan berfikir energi dengan jumlah berlimpah tidak akan pernah punah. Bisa jadi anggapan ini benar. Kendati demikian, coba kita analisis  hukum kedua termodinamika. Hukum kedua termodinamika menyatakan “Adalah mustahil bagi sistem manapun untuk mengalami sebuah proses dimana sistem menyerap panas dari reservior pada suhu tunggal dan mengubah panas seluruhnya menjadi kerja mekanik, dengan sistem berakhir pada keadaan yang sama seperti keadaan awalnnya”. Hukum kedua membatasi ketersediaan energi dan cara penggunaan serta pengubahannya (sears zemansky, 2001)

Selengkapnya

Diposkan pada Artikel Fisika

ENERGI MATAHARI, PERUBAHAN SERTA PENGGUNAANNYA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Oleh :

Nisa Amalia Wulandari

F03111040

Dalam ilmu fisika energi diartikan sebagai kemampuan sesuatu untuk melakukan usaha. Dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya manusia tidak lepas dari yang namanya energi. Salah satu contohnya adalah energi matahari. Matahari merupakan pusat tata surya dan juga merupakan sumber energi terbesar dialam dan dimanfaatkan oleh seluruh mahluk hidup. Matahari menghasilkan energi yang berupa radiasi sinar matahari yang dapat diubah menjadi berbagai bentuk energi lain yang sangat berguna bagi kehidupan. Total energi matahari yang diserap oleh atmosfer, lautan, dan daratan Bumi sekitar 3.850.000 eksajoule (EJ) per tahun. Energi radiasi matahari yang sampai dibumi ini dimanfaatkan oleh semua mahluk hidup. Sebagai contoh, energi radiasi matahari yang sampai ke daun dimanfaatkan oleh tumbuhan hijau untuk melakukan fotosintesis dan energi radiasi matahari yang sampai kebumi juga dimanfaatkan manusia dengan cara mengubahnya menjadi energi listrik.

Sebagian besar manusia memanfaatkan energi matahari yang sampai ke bumi sebagai sumber pencahayaanuntuk tempat tinggal mereka pada siang hari. Namun, akhir-akhir ini banyak masyarakat khususnya yang tinggal didaerah perkotaan mulai memanfaatkan energi matahari tidak hanya sebatas sebagai sumber pencahayaan, tetapi mereka memanfaatkan energi matahari untuk memanaskan dan mendinginkan ruangan dengan menggunakan sel surya serta untuk memasak dan memanaskan air dengan menggunakan kompor tenaga surya.

Selengkapnya

Diposkan pada Uncategorized

Jumlah Penduduk Mengancam Ketahanan Pangan

Oleh :
Panji Saksono

F03111023

Ketahanan Pangan merupakan ketersedian pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. World Health Organization mendefinisikan tiga komponen utama ketahanan pangan, yaitu ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan(Anonim, 2013).Dari ketiga komponen utama tersebut, dapat dilihat berbagai masalah ketahanan makan yang terjadi disekitar kita. Dalam paper ini, penulis hanya akan membahas komponen utama ketahanan pangan tentang ketersediaan pangan.

Beberapa tahun ini,ketersediaan pangan yang sering menjadi perbincangan adalahberas. Mengapa? Hal ini dikarenakan beras termasuk bahan pangan pokok yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk indonesia. Selengkapnya

Diposkan pada Artikel Fisika

Air Pollution (Pencemaran Udara)

Oleh :
Nashrullah
F03111016

          Kemajuan teknologi dan perkembangan kehidupan manusia di bumi, menyebabkan perubahan pola kehidupan yang signifikan. Pertambahan penduduk yang semakin semakin hari semakin meningkat, serta pola kehidupan industri yang semakin meneningkat pula, sehingga pengaruh yang ditimbulkan bagi keberlangsungan kehidupan di bumi juga akan semakin tinggi. Hal tersebut, mengakibatkan peningkatan kadar pencemaran udara berupa peningkatan emisi gas sisa pembakaran, partikulat udara, dan berbagai pollutan di atmosfer.
“Air pollution is contamination of the indoor or outdoor environment by any chemical, physical or biological agent that modifies the natural characteristics of the atmosphere.[1]Polusi udara adalah pencemaran lingkungandi dalam maupun di luar ruangan oleh berbagai bahan kimia, fisika dan biologi yang menyebabkan perubahan karakteristik alami atmosfer. Sumber polusi udara dihasilkan dari alat pembakaran rumah tangga, kendaraan bermotor, kebakaran hutan, dan pabrik industri. Polutan utama yang menjadi penyumbang terbesar di udara adalah karbon oksida, nitrogenoksida, sulfur oksida, partikulat, dan beberapa gas yang dihasilkan dari kehidupan sehari-hari.Berikut ini tingkat pencemaran udara di dunia pada tahun 2004 dapat dilihat dari gambar berikut.

Selengkapnya