Diposkan pada WikiPAWK

Mempersiapkan Awal Kuliah

Mahasiswa-mahasiswi luar biasa !!!

IMG_3786

 Awal baru kuliah berarti semangat baru kuliah, dan siap-siap dengan segala persiapan yang baru, lain- daripada yang biasanya. Jika anda seorang mahasiswa baru, mungkin sekarang sudah mulai terbebas dari hiruk pikuk orintasi mahasiswa baru, dan segala persoalan ribet mengenai uang kuliah administrasi dan banyak hal lain, menguras energi dan pikiran.

Nah, di kuliah pertama tentu ada segudang persiapan yang harus dilakukan. Tidak mempersiapkan apapun sebenarnya tidak menjadi persoalan, hanya akan menimbulkan kekagetan sedikit apabila Anda seorang mahasiswa yang baru pertama kali ini menginjakkan kaki di bangku kuliah. Apa saja sih kebutuhan kuliah dan apa saja yang perlu dipersiapkan.

Mental

Oke, mental itu jadi nomor satu yang perlu Anda persiapkan. Situasi dan kondisi dimasa kuliah jauh sangat berbeda dengan di masa SMA. Apalagi jika Anda seorang perantauan yang tinggal nun jauh disana (tidak nampak di Peta) untuk menuntut ilmu, persoalan culture shock siap-siap ada di depan mata. Culture shock adalah kondisi dimana seorang mengalami kejutan dengan budaya di tempat tinggal yang baru. Perbedaan budaya menjadi penyebabnya, misalnya orang yang berasal dari budaya Melayu Sambas kemudian tinggal di lingkungan budaya Melayu Pontianak. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh orang orang yang baru saja tinggal dilingkungan yang baru untuk pertama kali, tetapi juga bagi seseorang yang telah meninggalkan kampungnya dalam waktu yang relatif lama lalu kembali lagi beberapa waktu kemudian. Biasanya ditandai dengan sakit, atau yang kita kenal dengan home sick. Sakit ini kira-kira berlangsung sebentar (2-5 hari) tergantung daya tahan tubuh. Culture shock ini berkaitan dengan lingkungan fisik (suhu alam), makanan, bahasa masyarakatnya, karakter budaya masyarakat, kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakatnya, dan norma-norma budaya yang berlaku setempat.

Apa yang mesti dilakukan untuk menyiapkan mental:

  1. Jangan antipati terhadap orang baru. Kenali dengan akrab, orang-orang yang ada disekitar Anda, berusaha mengenal kakak tingkat, teman-teman atau dosen-dosen serta organisasi-organisasi yang ada di tempat kuliah. Kalau bisa, teman dekat atau sahabat kuliah itu penting karena akan sangat membantu Anda.
  2. Pelajarilah bahasa setempat. Jadi berusaha mempelajari bahasa setempat itu merupakan hal yang penting, biar dapat membaur dan berkomunikasi dengan lingkungan dimana kita tinggal dengan baik.
  3. Adaptasi dengan lingkungan alam. Berpindah dari tempat yang berbeda suhu alam sangat mempengaruhi mental. Persiapkan segala hal termasuk pakaian, penampilan dan mulai beradaptasi dengan jenis makanan yang ada di tempat tinggal yang baru.
  4. Mencari rumah kos yang nyaman dan sesuai dengan budget yang Anda miliki. Anda harus jeli mencari karakter rumah kos yang nyaman, karena ini mempengaruhi aktivitas belajar di kos. Jika Anda tinggal dirumah, tatalah kamar Anda sehingga nyaman untuk belajar ala mahasiswa.
  5. Pahami jalan dan peta tempat kuliah maupun lingkungan di sekitar tempat kuliah. Hal ini untuk mempermudah Anda menghubungkan tempat kuliah dari kos/rumah serta mempermudah Anda mencari tempat yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan Anda, seperti makan, membeli buku, refreshing ataupun sekedar ingin tahu. (Ingat, Universitas Tanjungpura lokasinya Bundaran Bambu Runcing dan Tempat Makan terkenal adalah di Sepakat 2 harga Mahasiswa J)

Menguasai seluk beluk bidang studi

Sudah begitu nyaman dengan tempat tinggal dan lingkungan kuliah. Saatnya mengenal lebih jauh tentang studi yang akan Anda pelajari. Misalnya, bagi Anda seorang mahasiswa Pendidikan Fisika. Anda perlu mengetahui sebenarnya apa yang akan Anda pelajari selama 4 tahun kedepan (S-1). Jadi, perlu untuk mencari dan bertanya tentang seluk beluk bidang studi, kompetensi apa yang perlu dikuasai, mata kuliah apa saja yang akan dipelajari. Dengan demikian, Anda juga dapat mempersiapkan segala hal yang diperlukan, misalnya membeli buku-buku kuliah, diktat, modul, catatan-catatan di internet dan lain sebagainya. Selain itu, kenali karakter Dosen karena sangat berpengaruh dalam proses perkuliahan.

Target Kuliah

Semuanya sudah dilengkapi, tinggal sekarang mengatur strategi untuk belajar. Strategi ini berbeda-beda tergantung dari gaya belajar Anda dan bidang studi yang Anda pelajari. Seorang mahasiswa FKIP berbeda strategi belajarnya dengan mahasiswa FISIP. Strategi belajar yang umum antaranya:

  1. Tentukan target kuliah. Setelah Anda mengenal seluk beluk bidang studi dan segala sumber daya yang ada. Saatnya, menentukan berapa Indeks Prestasi yang ingin Anda capai sampai dengan lulus kuliah, utamanya Indeks Prestasi semester ini. Tentukan target setiap mata kuliah (nilai A, B atau C) Target kuliah sangat penting untuk memotivasi Anda dalam belajar. Jadilah mahasiswa yang idealis, namun tetap realistis (sesuai dengan kemampuan), jangan mau nilai C atau dibawahnya. Raihlah nilai minimal B, berusahalah mencapai nilai A. Jadilah Mahasiswa Luar Biasa bukan Biasa-biasa saja karena Kuliah Ok, Organisasi Yes.
  2. Buat dan Tempel Jadwal Kuliah. Jadwal kuliah menuntun Anda supaya Anda tidak bingung kuliah pukul berapa dan dimana. Point penting, don’t be late, so you must in time.
  3. Seorang mahasiswa memerlukan mind map carreer. Anda dapat mempelajari untuk membuatnya. Supaya dapat semakin termotivasi dalam studi dan jelas arah karier Anda setelah lulus kuliah.
  4. Tempelan di dinding. Tempel apapun di dinding, seperti kata-kata mutiara, kata-kata motivasi, impian-impian Anda. Jangan biarkan dinding kamar Anda kosong. Coba tulis 1000 impian anda, maka satu persatu anda wujudkan. Man Jadda Wa Jada.
Diposkan pada LitBang, WikiPAWK

Proyek Sederhana Antenna UHF

Proyek Sederhana Antenna TV UHF

 

 

 

 

20140109_181045foto labfis uplod 3

Ini adalah satu diantara hasil karya cipta Mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2011 yaitu  Antenna TV UHF yang merupakan bagian dari tugas terstruktur mata kuliah Laboratorium Fisika I. Proyek ini dilaksanakan kurang lebih 4 bulan yang di iringi dengan ide-ide pengembangan secara bertahap dan konsultasi kepada dosen pembimbing secara berkala.

Proyek yang berhasil di buat berkat kerja tim ini merupakan aplikasi dari konsep dan prinsip gelombang elektromagnetik dimana materi ini dipelajari di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas X. Ide proyek ini muncul ketika kami mengamati orang-orang kebanyakan khususnya masyarakat Pontianak TV sebagai daerah yang dapat menangkap sinyal UHF( langsung tanpa perlu menggunakan resever) banyak menggunakan antenna di pasaran agar dapat menonton  .  Padahal Antenna ini pembuatannya sederhana sekali. Cukup dengan menggunakan barang-barang bekas yang ada disekitar dan jelas tidak perlu merogoh uang lebih. Hasil gambar yang ditampilkan juga tidak kalah jernih dengan Antenna di pasaran.

Antena yang dirancang ini merupakan antena penerima sinyal UHF. Sinyal UHF merupakan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi ultra tinggi antar 300 MHz sampai dengan 3Ghz. UHF biasa digunakan untuk transmisi sinyal televisi. Berbeda dengan Sinyal VHF dengan band 30Mhz-300MHz dimana sinyal ini hanya menangkap siaran televisi local seperti TVRI,  Sinyal UHF dapat menangkap siaran TV nasional Indonesia seperti Indosiar, SCTV, RCTI, Global TV, Trans TV dan lain-lain. Pada proyek ini, kami tidak menggunakan boster sebagai penguat sinyal. Dan seperti yang terlihat, meski tanpa boster antenna ini tetap dapat menghasilkan gambar yang jernih. Selengkapnya langkah-langkah membuat antenna TV UHF sederhana download disini.
Semoga bermanfaat.

Proyek antenna UHF