Posted in LitBang

ALAT PENDETEKSI GEMPA SEDERHANA

           Indonesia merupakan negara yang berada di pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan lempeng Eurasia di Samudera Hindia. Tekanan yang disebabkan oleh pergerakan dan tumbukan antar lempeng tersebut dapat melepaskan energi. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa Bumi akan terjadi. Karena itu tak heran bila negara kita merupakan salah satu negara yang rawan akan gempa bumi.

Muncullah suatu ide untuk membuat alat penanda gempa sederhana dengan menggunakan salah satu prinsip yang dipelajari dalam fisika, yaitu getaran. Getaran adalah gerak bolak balik secara berkala melalui suatu titik keseimbangan.  Pada umumnya setiap benda dapat melakukan getaran.  Suatu benda dikatakan bergetar bila benda itu bergerak bolak balik secara berkala melalui titik keseimbangan.

download

Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu medium. panjang satu gelombang dapat dihitung dari jarak antara lembah dan bukit (transversal) atau jarak antara satu rapatan dengan satu renggangan (longitudinal). Cepat rambat adalah jarak yang dibutuhkan gelombang untuk merambat dalam waktu satu detik. Macam-macam gelombang menurut arah getarnya, yaitu:

(1) gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah rambatannya. Contoh: gelombang pada tali, gelombang permukaan air, gelombang cahaya, dll.

(2) gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar atau berimpit dengan arah rambatannya. Contoh: gelombang bunyi dan gelombang pada pegas.

Alat pendeteksi gempa ini bekerja apabila terjadi getaran, sehingga alat sensor akan menghubungkan aliran listrik pengendali. Alat penanda gempa terdiri atas 3 bagian utama yaitu sensor, rangkaian pengendali, dan alarm. Bagian sensor merupakan rangkaian mekanik yang bekerja berdasarkan prinsip getaran. Alat ini berfungsi untuk menangkap adanya getaran yang berupa gempa. Alat sensor dibuat dalam bentuk bandul. Gempa bumi akan menyebabkan getaran pada bandul. Sentuhan bandul pada lempeng besi menyebabkan terjadinya aliran arus listrik. Aliran listrik inilah yang menyebabkan bekerjanya rangkaian pengendali ini. Rangkaian pengendali menerima arus listrik melalui sensor jika menangkap adanya getaran. Apabila ada getaran, arus listrik akan mengalir dari sumber listrik melalui sensor sehingga alarm berbunyi (hidup).

Selain sebagai suatu alat pendeksi gempa, alat ini dapat di design sebagai alat peraga dalam pembelajaran. Pembelajaran yang efektif seyogyanya menggunakan alat peraga. Namun kebanyakan sekolah masih merasakan akan kurangnya sarana dan prasarana tersebut. Alat Peraga masih cukup sulit didapatkan. Seandainya ada  pun juga belum tentu sesuai dengan pokok bahasan yang sedang dibahas. Jalan keluar yang sangat rasional dan realistis adalah membuat alat peraga sendiri walaupun itu mungkin sangat sederhana. Dengan membuat alat peraga sederhana guru dapat lebih tepat dan efektif dalam menggunakannya

untuk lebih detailnya DOWNLOAD  di sini

Penulis:

Organisasi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s