Posted in Uncategorized

Penerimaan PNS 2013 berubah sistem??

 Wacana Perubahan sistem penerimaan PNS Juni 2013

Sampai saat ini minat orang untuk menjadi pegawai negeri sipil memang masih sangat tinggi, walaupun tidak adanya keseimbangan antara pelamar dengan formasi yang tersedia namun setiap dibuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kondisi keterbatasan formasi tetap tidak menyurutkan semangat yang kuat dari masyarakat untuk ikut terus bersaing dalam memperebutkan kursi empuk pegawai negeri sipil.
Realita ini tentunya tak lepas dari beberapa faktor, diantaranya mereka selalu berpikiran bahwa menjadi pegawai negeri sipil itu, hidup akan enak, menyenangkan dan ada jaminan hari tua ketika pensiun, selain kerja dari PNS dianggap profesi lain tidak menjamin, bagi mereka yang penting harus jadi PNS, tidak masalah walaupun harus dimulai dari tenaga honorer toh mereka masih punya harapan, karena suatu saat nanti pasti akan diangkat menjadi PNS.
Kondisi demikian memang tidak bisa dipungkiri karena sampai hari ini daya tarik untuk menjadi PNS masih tetap menjadi primadona dimasyarakat kita sehingga wajar saja ketika dibuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan selalu terlihat ribuan orang serentak mengerjakan soal ujian diberbagai daerah di Indonesia, Apalagi saat ini moratorium pembukaan lowongan CPNS sudah berakhir yang sudah berlangsung selama 16 bulan sejak diberlakukan 1 September 2011 dan berakhir pada 31 Desember 2012.

Maka dengan berakhirnya moratorium ini, tentunya setiap instansi pemerintah baik dipusat maupun daerah akan segera membuka formasi baru penerimaan calon pegawai negeri sipil. Dan kesempatan ini tentunya tidak akan disia-siakan oleh masyarakat yang ingin melamar menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Namun fenomena tahunan pemandangan ribuan orang yang sering terlihat mengantri untuk menjadi PNS sepertinya tidak akan terlihat lagi karena mulai tahun ini Penerimaan PNS akan dilakukan setiap hari dan disesuaikan dengan kebutuhan baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dan penerimaan PNS ini dibatasi hanya boleh diikuti selama tiga kali selama setahun misalkan Kalau tidak lolos hari ini, sebulan kemudian bisa ikut, dan begitu pula bulan berikutnya.
Perubahan sistem penerimaan PNS yang bisa dilakukan setiap hari ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan pelaksanaan moratorium yang telah dilakukan oleh pemerintah, mengingat moratorium ini adalah sebagai dasar dan upaya pemerintah untuk melakukan penataan ulang kebijakan dan sistem penerimaan pegawai yang ingin lebih menyelaraskan antara kebutuhan pegawai pemerintah dan anggaran yang tersedia.
Sistem perekrutan PNS juga akan segera dirubah, diperkirakan mulai bulan juni perekrutan PNS akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang akan bekerja sama dengan perguruan tinggi dan juga Kemendikbud. CAT adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu computer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS.
Mekanismenya, nanti diseluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah mengusulkan kebutuhan pegawai sesuai analisa jabatan dan analisa beban kerja. Setelah itu ditetapkan formasinya dan disesuakan dengan kekuatan anggaran negara oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN), Setelah semua persyaratan terpenuhi selanjutnya Instansi Pemerintah baik pusat maupun daerah sudah bisa membuka seleksai penerimaan calon PNS.
Nantinya setiap pelamar bisa tiap hari ikut tes kompetensi dasar lewat sistem CAT dan setiap tahun hanya dibatasi tiga kali. Jadi kalau seandainya anda tidak lulus pada tes pertama, masih bisa diberi kesempatan selama tiga kali untuk mengikuti tes menjadi CPNS tetapi maksimal tiga kali. itulah gunanya sistem CAT karena dengan sistem ini akhirnya bisa diketahui, apakah yang bersangkutan layak atau tidak.
Dengan adanya kebijakan penerimaan PNS yang bisa dilakukan setiap hari tentunya kebijakan ini akan disambut antusias oleh masyarakat yang ingin menjadi PNS namun lebih dari itu yang paling penting adalah semoga kebijakan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil ini jangan lagi diwarnai oleh praktek kecurangan dan jangan lagi ada titip menitip calon PNS serta diharapkan semua pihak yang terkait harus mengedepankan objektivitas untuk menghasilkan aparatur negara yang baik, karena sebaik apapun sistem yang dijalankan tetap diduga praktek kotor seperti ini tetap saja masih bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang lebih mementingkan pribadinya saja.

Penulis:

Organisasi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s