Posted in Langkah Kaki HMPF

HMPF Goes To Gold Time

Banyak pertanyaan yang menggema di telinga, ke mana HMPF, kenapa tidak ada kegiatan lagi, kenapa terlihat seperti bisu setelah kegiatan PoSiTiF? Jauh di lembah hati setiap pengurus dan panitia PoSiTiF, masih tersimpan beberapa angan yang akhirnya masuk kotak spam di dalam inbox memori mereka masing-masing yang pada akhirnya harus dilempar ke dalam kotak trace yang tidak bisa didaur ulang kembali. Banyak yang berharap waktu itu akan datang dengan cepat.

Di balik layar drama semua yang sudah terjadi dan terlalui, tersimpan beberapa skenario yang masih bisa dipelajari hingga hari ini, bahkan sampai kapan pun. Karena tidak dapat dipungkiri, pengalaman merupakan guru terbaik sepanjang sejarah perjalanan manusia.

Mari kilas balik sekitar 7 bulan yang lalu, ikrar bersama kita ucapkan. Foto di atas adalah saat kita menyampaikan angan dan mimpi masing-masing, berjanji menjadikan HMPF yang terbaik di hati tanpa kata lelah.

Dan lihat keadaan sekarang, kenapa HMPF berjalan pincang dan tertatih-tatih untuk menuju pintu keemasan dan meninggalkan kesan kegelapan, kepekatan, yang sudah berada di belakang langkah. Ternyata benar, tak selamanya janji indah berbuah manis, tapi kadang juga berhadiahkan kepahitan.

Ayo teman, kita satukan kembali tujuan. Ego sangat tidak diperlukan oleh HMPF, kebersamaanlah yang dibutuhkan HMPF saat ini dan nanti. Hilangkan dendam dan kenangan kelam masa lalu, karena hari ini yang kita jalani, untuk menghadapi hari besok, untuk memperbaiki hari kemarin.

Coba teman ingat, pernah atau tidak air mata bening keluar mengalir dari pelupuk mata yang kaku, menangis karena HMPF? Jawab dalam hati teman masing-masing. Jika pernah, berapa sering? Pernah, teman tidak bisa tidur, tidak nafsu makan, karena memikirkan HMPF? Pernah? Pernah meneteskan bulir-bulir bening hangat, saat hanya bisa bicara lewat tulisan? Sadar temanku, masih banyak di antara teman yang memiliki naluri pecundang. Janji, komitmen, yang hanya bisa diucapakan saat pertama memasuki gerbang HMPF, setelah itu langsung menuju persimpangan jalan yang jelas-jelas bukan untuk HMPF.

Nurani teman tak akan pernah hilang, karena teman bukanlah seekor BINATANG. Tapi teman adalah sesosok manusia yang punya sejuta perasaan, makhluk paling sempurna, tapi tidak pernah bisa menghasilkan sesuatu yang sempurna, baik bagi diri teman sendiri, maupun bagi orang di sekitar teman, apalagi untuk suatu Himpunan yang tak pernah pamrih menjaga teman tanpa disadari.

Semoga, tidak pernah lagi terdengar kata menyerah, karena semua ini belum berakhir, apa pun yang terjadi, “kami selalu anda untuk saya”. Jangan memberi harapan lebih kepada HMPF jika tidak mampu mewujudkannya, jangan memberi rasa kecewa yang mendalam kepada HMPF.

Berikan HMPF sebuah arti..

HMPF.. Kami banggaa..

Fisika.. Luar biasaa..

Penulis:

Organisasi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s