Posted in Langkah Kaki HMPF

Upgrading I Pengurus HMPF

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

 

<p￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

 

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

 

<p s￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

 

<p ￿

Jumat, 18 Juni 2010, bertempat di ruang 02 FKIP, HMPF melakukan upgrading pengurus pertama untuk periode kepengurusan 2010-2011. Hampir semua pengurus mengikuti upgrading tersebut. Materi upgrading sepenuhnya disampaikan oleh pihak eMB Corporation, salah satu trainer dan motivator di kota Pontianak. Sebagai mitra, mereka menyampaikan materi dengan penuh semangat. Pemateri yang hadir ada dua yaitu bang Arifin (sebelah kiri di foto) dan bang Fakhrul (sebelah kanan di foto), (kalau kurang jelas, silahkan fotonya diklik). Ketua pelaksana dari acara ini adalah Gemma Deo Pangestu (Kabid Kaderisasi) di mana upgrading merupakan salah satu program kerja bidangnya. Inti pokok dari upgrading kali ini adalah peningkatan motivasi, semangat, dan ranah kerja pengurus.

Pemateri
pemateri

Sekitar pukul 13.00, acara dimulai, diawali dengan perkenalan oleh kedua pemateri. Materi diawali dengan pertanyaan Bang Arifin tentang mimpi para pengurus terhadap HMPF. Berikut mimpi mereka:

  • Yedi Affandi (Kabid PIJar) : ingin HMPF dan fisika dikenal di seluruh pelosok negeri
  • Eis (Kabid Kestari) : ingin memiliki sekre sendiri
  • Dan lain sebagainya yang lupa untuk disebutkan satu-satu.
peserta
peserta

Materi kedua yang disampaikan adalah tentang organisasi. Berikut penjelasan singkat oleh Bang Fakhrul:

“Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan tertentu dan dicapai bersama. Fungsi organisasi antara lain: 1) mencapai tujuan bersama; 2) menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas; 3) menghemat energi dalam bekerja; 4) menghindarkan konflik; 5)masing-masing adalah bagian dari bersama”.

Setelah materi organisasi selesai, bang Fakhrul melanjutkan penjelasannya tentang pemimpin. Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau:

“Pemimpin adalah orang yang selalu diharapkan kehadirannya. Seorang pemimpin harus memiliki pengaruh, motivasi, dan mampu mengarahkan ‘anak buahnya’. Tips untuk menjadi pemimpin antara lain: tenang, rendah hati, terampil, tegar, takut, trengginas, tanggung jawab, transformasi, dan trust. Sedangkan kriteria seorang pemimpin adalah: kharisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan”. Kreatif merupakan kesatuan dari empat unsur, yaitu: nyontek, niru, nambah-nambahin, dan terakhir adalah produk yang dihasilkan”.

Demikianlah materi-materi yang disampaikan oleh bang Fakhrul. Kadang, dalam penyampaian materi juga diselingi pemutaran video sehingga peserta upgrading tidak merasa bosan dan mengantuk.

 

nonton video
nonton video "vertical limit"

Materi berikutnya berupa simulasi yang disampaikan oleh bang Arifin. Simulasi pertama adalah “balon tanggung jawab”. Semua pengurus harian (PH) disuruh maju ke kursi paling depan. Kemudian di layar ditampilkan satu persatu tugas dari pengurus, pengurus yang lain selain PH disuruh untuk menyebutkan itu  tugas siapa, apakah ketua, sekretaris, bendahara, atau kepala bidang. Saat tugas yang disebutkan adalah untuk ketua umum, maka sang ketua diwajibkan untuk mengambil satu balon yang belum ditiup, begitu pula jika tugas yang disebutkan adalah untuk PH lainnya. Setelah semua balon diambil, ternyata yang mendapatkan balon paling banyak adalah ketua. Kemudian bang Arifin meminta semua balon ditiup. Beliau mengatakan bahwa balon-balon tersebut adalah tanggung jawab. Saat proses peniupan, tidak ada satu pun yang mau membantu para PH meniup balonnya. Di situlah letak kesalahan, tidak adanya kerja sama, seolah-olah tanggung jawab hanya pada ketua, bendahara, sekretaris, dan para ketua bidang.

 

balon tanggung jawab
balon tanggung jawab

Simulasi kedua adalah “bola visi”, di luar ruangan. Semua pengurus dibagi menjadi dua kelompok dan membentuk dua barisan. Bang Arifin memberikan tali kepada masing-masing barisan, kemudian sang ketua memegang bola tenis (bola visinya). Petunjuknya adalah bagaimana bola visi sang ketua bisa merambat dari pangkal sampai ujung tanpa disentuh oleh setiap peserta. Tanpa pikir panjang, tali direntangkan sejajar dengan jarak lebih kecil dari diameter bola. Kemudian ujung tali yang satu posisinya lebih tinggi daripada ujung tali yang lainnya. Setelah 12 kali mencoba, akhirnya bola visi bisa dengan mulus merambat di sepanjang tali. Semua bersorak, akan tetapi bang Arifin tiba-tiba berkata dengan lantangnya “eeiittss, jangan senang dulu, kesuksesan harus diulangi agar tidak dianggap keberuntungan”. Para peserta pun diminta untuk mengulangi kesuksesan mereka sebnyak tiga kali. Pada percobaan ke-13, gagal, akan tetapi pada percobaan ke-14 dan ke-15 kembali sukses. Selanjutnya dilakukan evaluasi di dalam ruangan

 

bola visi
bola visi

Pukul 17.00, acara berakhir. Sebelum pulang, para paserta dan pemateri menyempatkan diri untuk mampir di lensa kamera digital. Alhasil, jadilah foto yang mirip foto keluarga besar di bawah ini.

 

foto bersama
foto bersama

Tetap semangat untuk semua pengurus HMPF.

HMPF.. Kami bangga..

Fisika.. Luar biasa..

 

 

Penulis:

Organisasi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar.

4 thoughts on “Upgrading I Pengurus HMPF

  1. Aslm..
    Siapapun penulisnya yang jelas orangnya punya bakat jadi penulis,,,
    ciee ga’usah k GR an, ,, ,,,
    ditnggu lagi postingan berikutnya, SmanGattt juga masta..n_n

    ni dy bwt pengurus HMPF, abz beraktivitas di dlam skre n mnggunakan barang milik sekre tlong dirapikan kembali n ditaruhkan pada tempatnya lagi ya, demi kenyamanan qt bsama.
    Bgitu juga bagi yang ‘smoking”, karna sekre nya No Smoking Area
    skrenya udh kecik makin sumpek deh
    kami tidak mau mjd perokok pasif

    sblmnya maaf yaa
    HMPF. .. … Kami Bangga……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s